Automasi & Script

Bab ini akan membuat pekerjaan rutin lebih efisien, karena kamu bisa menulis bash script untuk tugas berulang dan menjadwalkannya dengan cron job agar berjalan otomatis. Ini adalah langkah penting menuju server yang dikelola secara proaktif dan efisien.

📑 Bab 8 – SOP Automasi & Script di Ubuntu Server

1. Tujuan

Memberikan panduan standar untuk:

  • Membuat script sederhana di Ubuntu Server.
  • Menjalankan script secara manual.
  • Menjadwalkan script dengan cron job agar otomatis berjalan.

2. Lingkup

  • Sistem operasi: Ubuntu Server.
  • Tools: Bash shell, cron.
  • Contoh kasus: update sistem, backup data, restart service.

3. Langkah Kerja

3.1 Membuat Script Bash

  1. Buat file script:
    nano backup.sh
  2. Isi script:
    #!/bin/bash
    tanggal=$(date +%F)
    sudo tar -czvf /backup/web-$tanggal.tar.gz /var/www/html
    mysqldump -u root -pPASSWORD --all-databases > /backup/db-$tanggal.sql
  3. Simpan dan keluar (CTRL+O, ENTER, CTRL+X).
  4. Beri izin eksekusi:
    chmod +x backup.sh

3.2 Menjalankan Script Manual

./backup.sh

→ Script akan berjalan sesuai isi file.

3.3 Menjadwalkan Script dengan Cron

  1. Edit cron job:
    crontab -e
  2. Tambahkan baris sesuai jadwal:
    • Jalankan setiap hari jam 02:00:
      0 2 * * * /home/peuhaba/backup.sh
    • Jalankan setiap minggu (Minggu jam 03:00):
      0 3 * * 0 /home/peuhaba/backup.sh
  3. Simpan, cron akan otomatis aktif.

3.4 Format Cron Job

Menit Jam Hari Bulan Haridalamminggu Perintah
  • Menit: 0–59
  • Jam: 0–23
  • Hari: 1–31
  • Bulan: 1–12
  • Haridalamminggu: 0–7 (0/7 = Minggu)

Contoh:

  • 0 2 * * * → setiap hari jam 02:00.
  • 30 18 * * 1 → setiap Senin jam 18:30.

3.5 Monitoring Cron

  • Lihat cron job aktif:
    crontab -l
  • Log cron ada di:
    cat /var/log/syslog | grep CRON

3.6 Contoh Script Tambahan

Berikut adalah contoh script untuk update sistem otomatis:

#!/bin/bash
echo "Memulai update sistem..."
apt update && apt upgrade -y
echo "Update selesai pada $(date)"

4. Command Ringkas

Fungsi Command
Buat script nano nama_script.sh
Beri izin eksekusi chmod +x nama_script.sh
Jalankan script manual ./nama_script.sh
Edit cron job crontab -e
Lihat cron job aktif crontab -l
Cek log cron cat /var/log/syslog | grep CRON

5. Catatan Penting

  • Pastikan script disimpan di folder yang aman (misalnya /home/peuhaba/).
  • Jangan lupa beri izin eksekusi (chmod +x).
  • Gunakan path absolut (misalnya /home/peuhaba/backup.sh) agar cron bisa menjalankan script dengan benar.
  • Uji script manual sebelum dijadwalkan dengan cron.
  • Pertimbangkan untuk mengirimkan output script ke log agar mudah ditinjau. Misalnya: ./backup.sh >> /var/log/backup.log 2>&1.
  • Hati-hati dengan password dalam script. Jika memungkinkan, gunakan file konfigurasi terpisah dengan izin akses yang ketat.

👉 Dengan bab ini, kamu sudah bisa membuat script otomatis dan menjadwalkannya dengan cron job. Ini adalah fondasi untuk manajemen server yang lebih efisien dan proaktif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Automation dengan Ansible

Logging & Observability Modern (ELK Stack)

Docker & Container